Dalam upaya memperkuat kualitas pembelajaran matematika di era modern, empat akademisi — Karsoni Berta Dinata, Undang Rosidin, Dwi Yulianti, dan Sugeng Sutiarsa — menghadirkan buku terbaru berjudul “Strategi Epsispro: Strategi Pembelajaran Etnomatematika Berbasis Proyek”.
Buku ini lahir dari kesadaran bahwa pendidikan matematika memiliki peran strategis dalam membentuk kemampuan berpikir sistematis, logis, dan kritis bagi peserta didik. Lebih dari sekadar teori angka, matematika diajarkan sebagai bahasa universal yang menjadi dasar berbagai disiplin ilmu — mulai dari sains dan teknologi hingga ekonomi dan komunikasi.
Melalui pendekatan etnomatematika berbasis proyek, penulis menghadirkan konsep pembelajaran yang tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga mengintegrasikan nilai budaya, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi, sesuai tuntutan kompetensi abad ke-21.
Karya ini menjadi referensi penting bagi pendidik dan calon guru yang ingin mengembangkan pembelajaran matematika yang kontekstual, bermakna, dan selaras dengan dinamika perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Strategi Epsispro” – Menginspirasi inovasi pembelajaran matematika yang kritis, kreatif, dan berakar pada budaya bangsa. <<[Click here!]>>